Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FK UPNVJ) menyelenggarakan Seminar Bela Negara dan Penerapan Teknologi Tepat Guna Indonesian Brain Forum pada Selasa (4/8/2026) di Ruang Baca Fakultas Kedokteran, Gedung Cipto Mangunkusumo FK UPNVJ. Mengusung tema “Brain and the Future of Indonesia: Bagaimana Neurosains Membentuk Pendidikan, Kepemimpinan, Inovasi, dan Peradaban Indonesia”, kegiatan ini menjadi wadah diskusi multidisiplin mengenai peran ilmu saraf dalam pembangunan bangsa.
Forum tersebut mempertemukan akademisi, praktisi, peneliti, tenaga kesehatan, mahasiswa, serta masyarakat umum untuk mendiskusikan kontribusi neurosains terhadap pengembangan sumber daya manusia Indonesia. Selain seminar ilmiah, kegiatan juga dirangkaikan dengan bedah buku The 7 Laws of the Brain serta peresmian Library & Brain Mini Museum (LibMuse) Fakultas Kedokteran UPNVJ, sebagai upaya memperkuat literasi dan edukasi di bidang ilmu saraf.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Kedokteran UPNVJ, Dr. dr. Taufiq Fredrik Pasiak, M.Kes., M.Pd.I., S.H., M.H., CIPA. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa perkembangan neurosains memiliki kontribusi besar dalam membentuk kualitas pendidikan, kepemimpinan, inovasi, hingga peradaban bangsa. Oleh karena itu, kolaborasi lintas disiplin menjadi sangat penting untuk menghadirkan berbagai solusi berbasis ilmu pengetahuan bagi kemajuan Indonesia.
Sambutan juga disampaikan oleh Rektor UPN “Veteran” Jakarta, Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm., yang mengapresiasi terselenggaranya Indonesian Brain Forum sebagai ruang dialog ilmiah yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendorong lahirnya inovasi dan pemikiran yang mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan nasional.


Seminar menghadirkan sejumlah tokoh nasional sebagai narasumber, di antaranya filsuf, pengamat politik, dan penulis Rocky Gerung, pakar bedah saraf Dr. dr. Asra Al Fauzi, serta Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto. Para narasumber menyampaikan pandangan dari berbagai perspektif mengenai hubungan antara neurosains, pendidikan, kepemimpinan, kebijakan publik, serta inovasi teknologi dalam membangun masa depan Indonesia.
Diskusi berlangsung dinamis dengan mengangkat berbagai isu strategis, mulai dari pentingnya memahami cara kerja otak dalam proses belajar, pengambilan keputusan, hingga pengembangan kepemimpinan yang adaptif terhadap perubahan zaman. Forum ini juga menyoroti bagaimana kemajuan neurosains dapat dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pengembangan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan semakin bermakna dengan pelaksanaan bedah buku The 7 Laws of the Brain yang memberikan wawasan mengenai prinsip-prinsip dasar cara kerja otak manusia. Selain itu, peresmian Library & Brain Mini Museum (LibMuse) FK UPNVJ menjadi langkah nyata fakultas dalam menyediakan sarana edukasi dan literasi neurosains bagi sivitas akademika maupun masyarakat luas.

Melalui penyelenggaraan Seminar Bela Negara dan Indonesian Brain Forum 2026, Fakultas Kedokteran UPN “Veteran” Jakarta menegaskan komitmennya dalam mengembangkan ilmu pengetahuan yang berdampak bagi masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara akademisi, peneliti, praktisi, dan pemerintah dalam memanfaatkan neurosains sebagai landasan membangun pendidikan, kepemimpinan, inovasi, dan peradaban Indonesia yang lebih maju.
Untuk menyaksikan dokumentasi lengkap kegiatan, masyarakat dapat mengakses siaran melalui YouTube: Seminar Bela Negara dan Indonesian Brain Forum 2026

