Spread the love

FK UPNVJ – Program Studi Biologi Program Sarjana Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menyelenggarakan webinar bertajuk “Nutrition, Metabolism and Health: Biological Perspectives on Nutrition in Indonesia” secara daring pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan (tendik) untuk memperluas pemahaman mengenai hubungan nutrisi, metabolisme, dan kesehatan, khususnya dalam mendukung upaya pencegahan penyakit tidak menular (PTM) di Indonesia.

Dekan FK UPNVJ, Dr. dr. Taufiq Fredrik Pasiak, M.Kes., M.Pd.I., S.H., M.H., CIPA, memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan. Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya memahami hubungan antara faktor genetik dan lingkungan dalam menentukan risiko kesehatan seseorang.

“Genetik membantu memahami risiko. Gaya hidup memberi ruang untuk intervensi,” ungkapnya.

Dekan FK UPNVJ, Dr. dr. Taufiq Fredrik Pasiak, M.Kes., M.Pd.I., S.H., M.H., CIPA, menyampaikan sambutan sekaligus membuka webinar “Nutrition, Metabolism and Health: Biological Perspectives on Nutrition in Indonesia” secara daring, Sabtu (24/10/2026)

Pesan tersebut menegaskan bahwa informasi genetik dapat membantu mengenali kecenderungan risiko penyakit, tetapi faktor gaya hidup tetap menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan. Pemahaman mengenai pola makan, aktivitas fisik, dan kebiasaan sehari-hari perlu berjalan beriringan dengan perkembangan ilmu biologi dan kesehatan.

dr. Nugrahayu Widyawardani, M.Gizi., Sp.GK., AIFO-K, menyampaikan materi mengenai nutrisi dan metabolisme dalam webinar yang diselenggarakan Program Studi Biologi Program Sarjana FK UPNVJ

Webinar ini menghadirkan sejumlah narasumber dengan perspektif yang saling melengkapi. dr. Nugrahayu Widyawardani, M.Gizi., Sp.GK., AIFO-K, membahas aspek nutrisi dan metabolisme dalam kaitannya dengan kesehatan. Pembahasan ini relevan untuk memahami bagaimana zat gizi diproses oleh tubuh serta bagaimana pola konsumsi dapat berhubungan dengan kondisi kesehatan.

Sofhiani Dewi, S.TP., M.Si., membahas kebijakan dan label pangan olahan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat dalam memilih produk pangan

Narasumber berikutnya, Sofhiani Dewi, S.TP., M.Si., membahas kebijakan dan label pangan olahan. Topik ini menyoroti pentingnya informasi pada kemasan pangan sebagai salah satu sumber pertimbangan bagi masyarakat dalam memilih produk makanan dan minuman. Pemahaman terhadap label pangan juga dapat mendukung pilihan konsumsi yang lebih sadar dan sesuai kebutuhan.

dr. Rebecca Hotmauli memaparkan materi Precision Nutrition & Genetics, yang mengulas hubungan karakteristik genetik individu dengan pemahaman kebutuhan nutrisi.

Sementara itu, dr. Rebecca Hotmauli membawakan materi mengenai precision nutrition dan genetika. Pendekatan ini membahas potensi pemanfaatan karakteristik individu, termasuk faktor genetik, dalam memahami kebutuhan nutrisi dan respons tubuh terhadap pola makan. Perspektif tersebut memperluas pembahasan nutrisi dari rekomendasi umum menuju pemahaman yang lebih individual, dengan tetap mempertimbangkan faktor lingkungan dan gaya hidup.

Koordinator Program Studi Biologi Program Sarjana FK UPNVJ, Desi Purwaningsih, S.Pd., M.Si., turut mendukung pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari pengembangan wawasan akademik mahasiswa dan sivitas akademika. Webinar ini menjadi ruang pembelajaran lintas perspektif yang menghubungkan ilmu biologi, nutrisi, metabolisme, dan kebijakan pangan.

Salah satu pesan yang menguatkan diskusi adalah kutipan Lucretius, “One Man’s food is another Man’s Poison.” Kutipan tersebut menggambarkan bahwa respons tubuh terhadap makanan dapat berbeda pada setiap individu. Karena itu, pemahaman mengenai nutrisi perlu mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari karakteristik biologis individu hingga kebiasaan dan lingkungan tempat seseorang hidup.

Pencegahan PTM di Indonesia memerlukan pendekatan yang terintegrasi. Faktor genetik (nature) membantu menjelaskan kerentanan biologis, pemahaman metabolisme dan gaya hidup (nurture) membuka peluang intervensi, sedangkan kebijakan serta regulasi pangan (environment) berperan dalam membentuk lingkungan konsumsi yang lebih sehat. Ketiga aspek tersebut saling melengkapi dalam mendukung strategi kesehatan yang berorientasi pada pencegahan.

Melalui webinar ini, Program Studi Biologi Program Sarjana FK UPNVJ mendorong mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan untuk memahami isu nutrisi dan kesehatan secara lebih menyeluruh. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat literasi ilmiah serta meningkatkan kesadaran bahwa pencegahan penyakit tidak menular membutuhkan keterlibatan individu, dukungan lingkungan, dan pemanfaatan ilmu pengetahuan secara berkelanjutan.

× Ada yang bisa dibantu?