FK UPNVJ – Kegiatan Tenda Tensi ke-2 yang diselenggarakan oleh FnP AMSA UPN Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) berlangsung pada 5 April 2026 di kawasan Car Free Day (CFD) Sudirman. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Program Studi S1 Kedokteran sebagai panitia dan menyasar masyarakat umum sebagai peserta. Melalui pemeriksaan kesehatan sederhana, kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi langsung mengenai pentingnya medical check up dan pola hidup sehat. Selain itu, program ini menjadi implementasi filosofi Action dalam AMSA sekaligus meningkatkan keterampilan komunikasi medis mahasiswa.
Pada pelaksanaannya, Tenda Tensi menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan meliputi tekanan darah, kadar glukosa darah, kolesterol, dan asam urat. Setiap peserta tidak hanya menerima hasil pemeriksaan, tetapi juga mendapatkan penjelasan langsung terkait makna hasil tersebut serta saran pola hidup sehat yang sesuai. Interaksi ini menjadi sarana pembelajaran praktis bagi mahasiswa dalam membangun komunikasi efektif antara dokter dan pasien.

Kegiatan ini juga memberikan manfaat internal bagi organisasi, termasuk pencatatan pemasukan keuangan yang dilakukan secara transparan oleh bendahara, dokumentasi kegiatan, hingga evaluasi tim untuk peningkatan kualitas kegiatan berikutnya. Proses evaluasi menjadi bagian penting guna mengidentifikasi kendala di lapangan, sebagaimana disampaikan panitia bahwa perhatian terhadap detail kecil sangat menentukan kelancaran kegiatan.
Secara keseluruhan, Tenda Tensi 2026 memberikan dampak positif baik bagi mahasiswa maupun masyarakat. Panitia memperoleh pengalaman langsung dalam edukasi kesehatan yang akan menjadi bekal profesional di masa depan, sementara masyarakat mendapatkan pemahaman lebih baik mengenai kondisi kesehatannya. Kegiatan ini juga memperkuat kerja sama tim antaranggota AMSA UPN.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Aurellia Putri M. selaku Vice Representative AMSA UPN dan Fitri Nur Aulia sebagai Head Supervisor AMSA UPN yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan. Dalam evaluasi, panitia menekankan pentingnya memperhatikan aspek teknis kecil agar pelaksanaan kegiatan di masa mendatang dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

