Spread the love

FK UPNVJ – Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FK UPNVJ) melaksanakan kegiatan field study bertajuk “Penilaian Kesehatan Lingkungan Rumah Tangga melalui Observasi Rumah Sehat dan Pemeriksaan Jentik Nyamuk” pada 6 dan 8 Oktober 2026. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa tingkat 2 Angkatan 2025 dan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Mampang, Pancoran Mas, Puskesmas Cipayung, dan Puskesmas Sawangan.

Kegiatan lapangan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran mahasiswa melalui program PCHOC sekaligus mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menghubungkan teori yang dipelajari di kelas dengan kondisi kesehatan lingkungan di masyarakat, khususnya terkait kondisi rumah sehat dan faktor risiko penyakit yang ditularkan melalui vektor.

Mahasiswa FK UPNVJ melaksanakan field study penilaian kesehatan lingkungan rumah tangga di wilayah kerja puskesmas

Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. dr. Yanti Harjono Hadiwiardjo, M.K.M., Sp.KKLP, Subsp. COPC selaku ketua pelaksana, bersama dr. Sri Wahyuningsih, M.Kes., Sp.KKLP, dr. Ima Maria, M.K.M., Dwi Arwandi Yogi, S.KM., M.K.M., serta para dosen dari departemen IKM. Pelaksanaan kegiatan melibatkan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual mengenai kesehatan lingkungan dan penerapan pelayanan kesehatan di masyarakat.

Melalui observasi rumah sehat, mahasiswa mempelajari kondisi lingkungan permukiman yang berpengaruh terhadap kesehatan penghuni. Penilaian dilakukan dengan memperhatikan aspek lingkungan rumah tangga yang dapat menjadi faktor pendukung kesehatan maupun berpotensi menimbulkan risiko penyakit.

Selain observasi rumah sehat, mahasiswa juga melakukan pemeriksaan jentik nyamuk sebagai salah satu langkah untuk memahami potensi perkembangbiakan vektor penyakit. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengenali faktor risiko di lingkungan tempat tinggal serta memahami pentingnya upaya pencegahan melalui pengelolaan lingkungan.

Mahasiswa melakukan observasi kondisi rumah dan pemeriksaan jentik nyamuk sebagai bagian dari penilaian kesehatan lingkungan

Field study ini dirancang untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai konsep ekologi dan kesehatan lingkungan, mekanisme terjadinya penyakit terkait lingkungan, serta prinsip penularan dan pengendalian penyakit yang ditularkan oleh vektor maupun binatang pembawa penyakit. Pengetahuan tersebut menjadi dasar bagi calon dokter untuk mengidentifikasi faktor risiko kesehatan, melakukan upaya pencegahan, dan memberikan edukasi yang sesuai kepada masyarakat.

Pembelajaran lapangan juga mendukung pembentukan kompetensi dokter sebagaimana diarahkan dalam Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI), terutama dalam memahami pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif secara terintegrasi. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami penyakit dari sisi klinis, tetapi juga mengenali faktor lingkungan dan sosial yang dapat memengaruhi kesehatan individu, keluarga, dan masyarakat.

Dosen FK UPNVJ mendampingi mahasiswa dalam kegiatan pembelajaran lapangan

Keterlibatan puskesmas dalam kegiatan ini turut memperkenalkan mahasiswa pada peran pelayanan kesehatan primer dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan mampu memahami bahwa pencegahan penyakit memerlukan pengenalan faktor risiko sejak dini, pengelolaan lingkungan yang tepat, serta komunikasi kesehatan yang efektif dengan masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk melatih kemampuan observasi, analisis, dan penerapan pengetahuan secara langsung. Pengalaman berinteraksi dengan lingkungan permukiman diharapkan membantu mahasiswa mengembangkan perspektif yang lebih menyeluruh dalam memahami permasalahan kesehatan, tidak hanya berdasarkan gejala penyakit, tetapi juga faktor yang mendasari munculnya risiko kesehatan.

Melalui pelaksanaan field study ini, FK UPNVJ terus mendorong pembelajaran yang mengintegrasikan teori dan praktik di lapangan. Upaya tersebut diharapkan dapat membentuk calon dokter yang memiliki kompetensi akademik, kepekaan terhadap kondisi lingkungan, serta kemampuan berkontribusi dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui edukasi dan pencegahan penyakit.

× Ada yang bisa dibantu?