FK UPNVJ – Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) melalui Program Studi Farmasi menyelenggarakan Pharmacy Green x Pharmaguidance 2026 di Auditorium Lantai 3 dan Selasar Lantai 1 Gedung Wahidin Sudirohusodo, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa Farmasi untuk memperluas wawasan mengenai penerapan ilmu kefarmasian di masyarakat, pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA), serta pengenalan dunia kerja dan industri farmasi.
Kegiatan yang diikuti mahasiswa Farmasi FK UPNVJ ini menghadirkan berbagai narasumber yang berpengalaman di bidang kefarmasian, yaitu Florencia Yuwono, S.Farm., apt. Aisyah Mohadeti, S.Farm., dan apt. Prisnu Tirtanirmala, M.Farm. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dekan Fakultas Kedokteran UPNVJ, Dr. dr. H. Taufiq Fredrik Pasiak, M.Kes., M.Pd.I., S.H., M.H., CIPA, apt. Arini Nur Yunia Puspitaningrum Rahmawati, M.Pharm.Sci., serta panitia pelaksana yang dipimpin oleh Abiyesa Zulfikar dan Alya Nazwa Sabila Maharani.
Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai peran farmasis dalam berbagai sektor, baik pelayanan kesehatan maupun industri farmasi. Selain itu, peserta juga memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan TOGA sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.

Dalam sesi Pharmaguidance, para narasumber membagikan pengalaman mengenai dunia kerja kefarmasian, kompetensi yang dibutuhkan di industri, peluang pengembangan karier, serta tantangan yang akan dihadapi oleh lulusan farmasi di masa depan. Materi tersebut memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai berbagai jalur profesi yang dapat ditempuh setelah menyelesaikan pendidikan.
Sementara itu, kegiatan Pharmacy Green menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan melalui edukasi kesehatan dan pemanfaatan tanaman obat. Kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran farmasis dalam mendukung kesehatan masyarakat.
Selain aspek akademik, Pharmacy Green x Pharmaguidance 2026 juga menjadi wadah pengembangan keterampilan nonteknis mahasiswa, seperti kemampuan komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan, dan pengembangan jejaring profesional. Kompetensi tersebut dinilai penting sebagai bekal memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif.
Dekan Fakultas Kedokteran UPNVJ, Dr. dr. H. Taufiq Fredrik Pasiak, M.Kes., M.Pd.I., S.H., M.H., CIPA, menegaskan pentingnya membangun karakter farmasis yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman.
“Kami percaya bahwa farmasis masa depan tidak hanya dituntut menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan beradaptasi, dan semangat inovasi. Melalui Pharmacy Green x Pharmaguidance 2026, kami berupaya menghadirkan ruang pembelajaran yang dapat menginspirasi mahasiswa untuk tumbuh menjadi agen perubahan yang berkontribusi bagi kesehatan masyarakat dan kemajuan industri farmasi,” ujar Dekan FK UPNVJ.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman yang tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga meningkatkan kesiapan menghadapi dunia profesional. Interaksi langsung dengan praktisi dan akademisi memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami kebutuhan dunia kerja sekaligus memperluas jaringan profesional sejak dini.
Pharmacy Green x Pharmaguidance 2026 menjadi bukti komitmen FK UPN “Veteran” Jakarta dalam menghasilkan lulusan farmasi yang kompeten, inovatif, dan berdaya saing. Melalui integrasi pembelajaran akademik, pengabdian kepada masyarakat, dan pengenalan dunia industri, FK UPNVJ terus mendorong lahirnya farmasis yang siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kesehatan nasional.

