FK UPNVJ – Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) berkontribusi dalam pemulihan sistem kesehatan pascabanjir Aceh Tamiang yang terjadi pada November 2025. Dalam masa transisi dari tanggap darurat menuju tahap rehabilitasi, tenaga kesehatan yang tergabung dalam Pusat Krisis Kesehatan di bawah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia diterjunkan untuk memperkuat layanan medis di wilayah terdampak. Salah satu tenaga medis tersebut adalah dosen tidak tetap FK UPNVJ, dr. Goldy Natanael, yang bertugas pada 19–31 Januari 2026 di Kabupaten Aceh Tamiang. Penugasan ini bertujuan memastikan masyarakat tetap memperoleh akses layanan kesehatan dasar di tengah keterbatasan fasilitas akibat bencana.
Keterlibatan dosen FK UPNVJ dalam misi kemanusiaan ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam mendukung upaya pemerintah memulihkan kondisi kesehatan masyarakat. Selama hampir dua pekan, dr. Goldy bersama tim medis memberikan pelayanan kesehatan gratis secara langsung ke desa-desa terdampak, terutama di wilayah yang fasilitas kesehatannya mengalami kerusakan berat bahkan lumpuh total.

Bencana banjir bandang yang melanda beberapa bulan sebelumnya tidak hanya merusak infrastruktur permukiman dan fasilitas publik, tetapi juga memicu persoalan kesehatan jangka menengah. Debu tebal dari material banjir yang mengering menyebabkan peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Selain itu, kasus hipertensi dan penyakit jantung juga cukup banyak ditemukan, khususnya pada kelompok lanjut usia yang mengalami tekanan fisik dan psikologis pascabencana.
Pelayanan kesehatan dilakukan secara mobile setiap hari dengan mendatangi desa-desa yang aksesnya masih terbatas. Pemeriksaan kesehatan umum, pemantauan tekanan darah, pemberian obat-obatan, serta edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat menjadi bagian dari layanan rutin. Strategi jemput bola ini dinilai efektif menjangkau masyarakat yang belum dapat mengakses fasilitas kesehatan secara mandiri.
Selain penanganan aspek fisik, tim medis juga memberikan dukungan pemulihan psikologis sederhana atau trauma healing. Kegiatan ini difokuskan pada anak-anak dan warga yang masih mengalami kecemasan akibat peristiwa banjir bandang. Pendekatan tersebut dilakukan melalui komunikasi persuasif, permainan edukatif, serta konseling ringan guna membantu mengurangi tekanan emosional.
Menurut dr. Goldy, fase rehabilitasi menjadi momentum penting untuk mencegah munculnya masalah kesehatan yang lebih kompleks. “Pemulihan sistem kesehatan tidak hanya tentang memperbaiki fasilitas, tetapi juga memastikan masyarakat kembali percaya diri untuk mengakses layanan medis dan menerapkan pola hidup sehat,” ujarnya.

Partisipasi dosen FK UPNVJ dalam misi kemanusiaan ini mencerminkan peran aktif perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan, FK UPNVJ menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya pada situasi krisis kesehatan. Upaya ini sekaligus memperkuat sinergi antara institusi pendidikan kedokteran dan pemerintah dalam membangun ketahanan sistem kesehatan nasional.

