Spread the love

FK UPNVJ – Kegiatan School of Kastrat Lokal 2026 yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) pada Sabtu, 28 Februari 2026, di Bhineka Tunggal Ika lt 4 Gedung Rektorat kampus UPN “Veteran” Jakarta. Kegiatan ini diikuti mahasiswa Fakultas Kedokteran angkatan 2025 sebagai bagian dari proses kaderisasi bidang kajian strategis dan advokasi.

Kegiatan yang berfokus pada penguatan kapasitas intelektual dan kepekaan sosial mahasiswa ini menghadirkan narasumber Phalosa La Syeina Yoshiveda, Ilham Qurrota A’yun, serta dr. Basra Ahmad Amru. Hadir pula pimpinan fakultas, dr. Febriyolla Susanti K. Sjaawalz, M.H., yang memberikan dukungan terhadap penguatan budaya akademik yang kritis dan bertanggung jawab.

School of Kastrat 2026 bertujuan membentuk mahasiswa yang memiliki kesadaran kritis terhadap dinamika sosial, politik, dan kebijakan kesehatan. Selain itu, kegiatan ini mendorong peserta mampu berpikir sistematis dalam membaca persoalan hingga ke akar penyebabnya, serta terampil merumuskan gagasan dan rencana aksi yang rasional dan aplikatif sebagai agent of change, social control, dan moral force di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Mahasiswa FK UPNVJ angkatan 2025 mengikuti School of Kastrat Lokal 2026 yang diselenggarakan BEM FK UPNVJ di Kampus UPN “Veteran” Jakarta, Sabtu (28/2/2026).

Rangkaian kegiatan diawali dengan pra-kegiatan berupa open recruitment peserta, pembagian kelompok dan mentor, serta sesi bonding untuk memperkuat sinergi. Pada pembukaan, panitia menyampaikan gambaran umum serta harapan agar peserta aktif dan reflektif selama proses berlangsung.

Memasuki sesi inti, peserta menerima materi dasar mengenai pengantar pergerakan mahasiswa, isu dan manajemen isu, serta advokasi dan lobbying. Materi tersebut dirancang untuk memberikan fondasi konseptual sekaligus keterampilan praktis dalam mengkaji dan merespons persoalan kebijakan publik, khususnya di bidang kesehatan.

Selanjutnya, peserta mengikuti diskusi kelompok terarah (focus group discussion) untuk menganalisis studi kasus secara sistematis dengan pendampingan mentor. Pada tahap ini, mahasiswa dilatih mengurai permasalahan berdasarkan data, menyusun argumentasi berbasis literatur, serta menyampaikan pendapat secara akademik dan etis.

Sesi refleksi dan evaluasi menjadi momentum penegasan kembali peran mahasiswa sebagai insan intelektual yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peka terhadap realitas sosial. Kegiatan ditutup dengan penyampaian kesimpulan dan rencana tindak lanjut pascakegiatan.

Salah satu perwakilan peserta menyampaikan semangatnya dalam forum tersebut. “Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Indonesia! Hidup Perempuan yang Melawan!” seru Bagus, menegaskan komitmen mahasiswa untuk tetap berpihak pada nilai keadilan dan kemanusiaan.

Secara umum, kegiatan ini memberikan manfaat berupa berkembangnya pola pikir kritis dan reflektif mahasiswa dalam membaca realitas sosial dan kebijakan kesehatan, meningkatnya kepercayaan diri dalam menyampaikan pendapat di ruang akademik maupun publik, serta tumbuhnya empati dan kepedulian sosial sebagai calon tenaga kesehatan.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Kedokteran UPN “Veteran” Jakarta terus mendorong terciptanya iklim akademik yang dialogis dan konstruktif, sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai mitra strategis dalam pembangunan kesehatan nasional.

× Ada yang bisa dibantu?