FK UPNVJ – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FK UPNVJ) melaksanakan kegiatan bertema “Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Osteoporosis dan Fraktur Osteoporotik melalui Penapisan Sederhana dan Edukasi Gaya Hidup” pada Selasa (28/7/2026) di Posbindu Delima RW 11 Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan tulang sejak dini.
Program dipimpin oleh Nurfitri Bustamam, S.Si., M.Kes., M.Pd.Ked. selaku Ketua Tim PKM FK UPNVJ, bersama anggota tim dr. Diana Agustini, M.Biomed., Dra. Cut Fauziah, M.Biomed., Ashfia Desi Rahmalina, S.Si., M.Biomed., serta melibatkan 5 mahasiswa Fakultas Kedokteran UPNVJ. Kolaborasi antara dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa ini diharapkan mampu memberikan edukasi kesehatan yang lebih komprehensif kepada masyarakat.
Sebanyak 40 peserta yang terdiri atas warga dan kader Posbindu mengikuti kegiatan dengan antusias. Rangkaian kegiatan meliputi penapisan sederhana untuk mengetahui faktor risiko osteoporosis, penyuluhan mengenai pencegahan osteoporosis dan fraktur osteoporotik, serta edukasi mengenai pentingnya menerapkan gaya hidup sehat melalui pola makan bergizi dan aktivitas fisik yang teratur.
Ketua Tim PKM, Nurfitri Bustamam, S.Si., M.Kes., M.Pd.Ked., menjelaskan bahwa kegiatan ini berawal dari hasil pemeriksaan kepadatan tulang yang sebelumnya dilakukan kepada masyarakat mitra. Hasil pemeriksaan menunjukkan masih banyak warga yang telah mengalami penurunan kepadatan tulang, baik pada tahap osteopenia maupun osteoporosis. Kondisi tersebut diperburuk oleh rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai kebutuhan kalsium dan vitamin D harian, jenis olahraga yang tepat untuk menjaga kesehatan tulang, serta pentingnya melakukan deteksi dini terhadap risiko osteoporosis.
Program ini berawal dari temuan pemeriksaan kepadatan tulang pada masyarakat mitra. Hasilnya menunjukkan masih banyak warga yang telah mengalami osteopenia maupun osteoporosis. Kondisi ini diperparah oleh minimnya pemahaman masyarakat mengenai kebutuhan kalsium, vitamin D, olahraga yang tepat, serta pentingnya deteksi dini risiko osteoporosis,” ujar Nurfitri Bustamam
Selain memberikan edukasi mengenai faktor risiko osteoporosis, tim PKM juga memperkenalkan berbagai sumber kalsium dari bahan pangan lokal yang mudah diperoleh masyarakat. Peserta diberikan pemahaman bahwa susu bukanlah satu-satunya sumber kalsium. Berbagai bahan pangan seperti daun kelor, bayam merah, daun pepaya, timun suri, salak Bali, telur ayam, ikan kembung, ikan mujair, kacang hijau, kacang merah, dan kacang kedelai juga memiliki kandungan kalsium yang baik untuk membantu menjaga kesehatan tulang.
Materi edukasi juga menekankan pentingnya membangun pola hidup sehat sejak usia muda melalui konsumsi makanan bergizi seimbang, paparan sinar matahari yang cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin D, olahraga secara rutin, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala guna mencegah terjadinya osteoporosis maupun fraktur osteoporotik di kemudian hari.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan tulang, pola makan, serta kebiasaan sehari-hari yang dapat memengaruhi risiko osteoporosis. Antusiasme masyarakat menunjukkan tingginya kebutuhan akan edukasi kesehatan yang berbasis bukti ilmiah dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Fakultas Kedokteran UPN “Veteran” Jakarta berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan tulang sejak dini melalui deteksi risiko, pola makan yang tepat, serta aktivitas fisik yang teratur. Program ini juga menjadi wujud nyata komitmen FK UPNVJ dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui edukasi, pemberdayaan, dan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan masyarakat.

