FK UPVNJ – Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (FK UPNVJ) menyelenggarakan kegiatan penyusunan Self Evaluation Report (SER) Akreditasi Internasional pada Rabu, 4 Februari 2026, bertempat di Aston Simatupang Hotel & Conference Center, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam rangka mempersiapkan FK UPNVJ menghadapi proses akreditasi internasional melalui evaluasi diri yang komprehensif, objektif, dan berbasis data. Penyusunan SER melibatkan unsur pimpinan fakultas, pengelola akademik, serta tim penjaminan mutu internal. Upaya ini menegaskan komitmen FK UPNVJ untuk meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran sesuai standar global.
Penyusunan SER difokuskan pada penilaian menyeluruh terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan, meliputi tata kelola fakultas, kurikulum berbasis capaian pembelajaran, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta sistem penjaminan mutu. Dokumen SER berfungsi sebagai instrumen reflektif yang menggambarkan kondisi aktual institusi, sekaligus memetakan kekuatan, tantangan, dan rencana pengembangan berkelanjutan menuju pemenuhan standar akreditasi internasional.

Dekan Fakultas Kedokteran UPNVJ, Dr. dr. Taufiq Fredrik Pasiak, M.Kes, M.Pd.I, MH, CIPA, dalam sambutannya menegaskan bahwa penyusunan SER merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pengakuan mutu pendidikan kedokteran di tingkat internasional. “Self Evaluation Report bukan hanya dokumen persyaratan akreditasi, tetapi cerminan kesungguhan institusi dalam melakukan evaluasi diri secara jujur dan berkelanjutan. Melalui proses ini, kita memastikan bahwa seluruh sistem pendidikan di Fakultas Kedokteran UPNVJ berjalan selaras dengan standar internasional,” ujarnya.

Menurut Dekan, akreditasi internasional memiliki makna strategis bagi penguatan reputasi institusi dan peningkatan daya saing lulusan. Ia menekankan pentingnya keterlibatan seluruh sivitas akademika dalam proses penyusunan SER agar dokumen yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi riil fakultas. “Komitmen mutu harus menjadi budaya bersama. Akreditasi internasional hanya dapat dicapai apabila seluruh unsur fakultas bekerja secara kolaboratif dan konsisten dalam menjaga kualitas pendidikan,” kata dr. Taufiq.

Narasumber, dr. H. Sonny Pamuji Laksono, M.Kes, AIFM, menjelaskan bahwa SER berperan sebagai alat ukur kesiapan institusi dalam memenuhi standar global pendidikan kedokteran. “Melalui Self Evaluation Report, fakultas dapat mengidentifikasi kekuatan yang telah dimiliki sekaligus area yang masih perlu ditingkatkan. Proses ini menjadi dasar penting dalam menyusun strategi pengembangan yang terarah dan berkelanjutan,” jelasnya.
Lebih lanjut, dr. Sonny menambahkan bahwa pencapaian akreditasi internasional akan membuka peluang kerja sama akademik lintas negara, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta penguatan jejaring riset internasional. Dampak tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi lulusan Fakultas Kedokteran UPNVJ dalam menghadapi tantangan profesi kedokteran di tingkat global.

Penyusunan SER dilaksanakan melalui diskusi terfokus, telaah dokumen, serta analisis kesesuaian indikator dengan praktik terbaik pendidikan kedokteran internasional. Setiap komponen dikaji secara kritis untuk memastikan keselarasan antara kebijakan akademik, implementasi di lapangan, dan visi FK UPNVJ sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing global.
Melalui penyusunan Self Evaluation Report Akreditasi Internasional yang sistematis dan berbasis evaluasi objektif, Fakultas Kedokteran UPNVJ menegaskan komitmennya terhadap peningkatan mutu berkelanjutan (continuous quality improvement). Dokumen SER diharapkan menjadi pijakan strategis dalam pengambilan kebijakan dan pengembangan institusi, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan kedokteran di UPNVJ.

